Arsul Sani Ingatkan Kembali Pejabat Pemerintah Perbaiki Komunikasi Publiknya

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, MajalahPerwira – Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani meminta agar di tengah pandemi Covid-19 yang masih tinggi ini, para pejabat tinggi pemerintahan memperbaiki gaya maupun konten komunikasi publiknya.

Arsul menyoroti ramainya komentar publik baik di media sosial maupun dalam percakapan di group-group terbatas spt whatapp group (WAG) yang mempertanyakan, mengkritisi dan bahkan mencela apa yang mereka tangkap sebagai ketidakkonsistenan komunikasi publik tersebut.

Read More

banner 300250

Arsul menunjuk apa yang ada di media terkait statement Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan soal Covid terkendali dan kemudian disusul statement varian Delta Covid-19 tidak terkendali.

“Juga soal statement pemerintah tidak menduga Covid-19 akan naik begitu cepat, tapi belakangan ada statement pemerintah sudah menduga Covid-19 akan naik. Juga di ruang publik ramai dengan statement Menko PMK Muhadjir Effendi tentang darurat militer karena pandemi Covid-19 ini, yang kemudian dikoreksi oleh Kantor Staf Kepresidenan (KSP),” ujar Arsul.

Wakil Ketua Umum PPP ini mengingatkan, soal komunikasi publik jajaran pemerintahan, terutama konsistensi dan ketepatan kontennya, harus diperbaiki agar wibawa pemerintah tetap terjaga.

“Bahwa pemerintah terus dan sedang bekerja mengatasi pandemi Covid-19 ini meski harapan masyarakat agar Covid-19 ini menurun belum terpenuhi,” beber Arsul.

Menurut Arsul, di satu sisi ikhtiar pemerintah juga tudak boleh dikecilkan, namun di sisi lain jajaran pemerintahan juga jangan membuka ruang yang mengurangi apresiasi publik terhadap ikhtiar tersebut dengan konten dan gaya komunikasi publik yang tidak konsisten dan tidak pas.

“Beberapa bulan lalu saya juga sudah menyuarakan perlunya jajaran pemerintahan tertentu memperbaiki komunikasi publiknya. Saya melihat hal tersebut sempat membaik,” ungkap anggota Komisi III DPR RI ini.

Namun, ketika kurva keterpaparan Covid-19 ini naik tajam, Arsul melihat problem gaya dan konten komunikasi publik jajaran pemerintahan ini muncul kembali.

Legislator asal Dapil Jateng 10 ini menilai, hal ini bisa jadi muncul karena karakter asli pejabat tertentu yang sulit berubah.

“Tapi, kalau urusan komunikasi publik ini tidak mau berubah ya jangan berharap wibawa pemerintah akan tetap baik,” pungkas Arsul Sani.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *