Arsul Sani Optimistis Kebijakan Presisi Kapolri Akan Mereformasi Institusi Polri

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, MajalahPerwira – Banyaknya penyimpangan yang dilakukan para oknum polisi terutama dalam penegakkan fungsi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lapangan akhir-akhir ini mendapat sorotan dari berbagai kalangan.

Banyak pihak mendesak agar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo segera melakukan evaluasi terhadap kebijakan ‘Presisi’ yang menjadi pedoman setiap personel Polri dalam upaya penegakkan hukum di Tanah Air.

Menyikapinya hal tersebut, Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani menyatakan, sebetulnya tidak ada yang salah dari kebijakan ‘Presisi’ yang diambil oleh Kapolri.

Menurut Arsul, justru kebijakan ‘Presisi’ yang diambil Kapolri merupakan langkah luar biasa dalam upaya mereformasi Polri secara kelembagaan.

“Jadi kalau kita bicara tentang Polri pada jajaran kebijakan pimpinan banyak hal yang memang harus kita apresiasi. Langkah-langkah yang diambil oleh Kapolri menurut hemat saya luar biasa,” kata Arsul Sani kepada para wartawan, Selasa (26/10/2021).

Arsul menilai, tekad dan kesungguhan Kapolri dalam mereformasi institusi Polri sangat jelas, dan pengaturan itu pun juga menyentuh kultur setiap personel Polri, khususnya saat mereka berinteraksi dengan masyarakat.

“Tekad pimpinan Polri untuk melakukan reformasi tidak sebatas pada substansi pengaturan tapi juga pada kelembagaan dan juga pada kultur Polri dan hal itu bisa kita baca dengan jelas,” tegas Wakil Ketua MPR RI ini.

Arsul meyakini, persoalan yang kini dihadapi Polri adalah belum semua anggota Polri terutama yang berada di daerah memahami kebijakan ‘Presisi’ Kapolri sehingga sering terjadi kesalahpahaman.

“Persoalan yang ada saya kira adalah yang menjadi tekad yang sudah digariskan oleh Kapolri sampai dengan hari ini belum semua anggota kepolisian di lapangan terutama di daerah itu memahami, sehingga masih muncul terutama dalam fungsi-fungsi penegakan hukum dan fungsi-fungsi kamtibnas yang tidak pas,” papar Waketum DPP PPP ini.

Arsul mengungkapkan, hal itulah yang kini menjadi sorotan publik dan memperburuk citra Polri di mata masyarakat.

“Hal itu yang terus menerus disoroti oleh publik, sehingga muncul tagar-tagar seperti percuma lapor pada polisi dan lainnya,” beber Arsul.

Bagi Komisi III DPR RI, ungkap Arsul, tindakan Kapolri untuk segera melakukan penindakan terhadap para oknum Polri yang melakukan penyimpangan tersebut patut diapresiasi.

“Nah bagi Komisi III menurut saya setelah melihat pimpinan Polri segera mengambil tindakan pada penyimpanan di lapangan maka optimisme itu tetap perlu kita pelihara,” ucap Arsul.

Hal itu pula, tambah legislator asal Dapil Jateng 10 ini, yang dapat dijadikan dasar sebagai upaya mendorong Polri dalam melaksanakan visi, misi, dan transformasi yang dilakukan Kapolri melalui kebijakan ‘Presisi’.

“Hal itu menjadi modal kita untuk mendorong terus hal ini, Polri pada level para anggota di lapangan itu bisa melaksanakan visi, misi, dan juga transformasi yang dilakukan oleh Kapolri yang berbasis ‘Presisi’ itu,” pungkas Arsul Sani. MP-RON

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *