Berhasil Ungkap 1.129 Ton Sabu, Kapolri Siapkan Reward Kepada Satres Narkoba Polres Jakpus

  • Whatsapp
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
banner 468x60

Jakarta , MajalahPerwira – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan sudah menyiapkan reward (penghargaan) kepada anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Jakpus dan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya yang berhasil mengungkap 1,129 ton sabu jaringan Timur Tengah-Indonesia. Namun, Sigit tidak menyebutkan bentuk reward yang dimaksud.

“Ini pertanyaan titipan ya?. Pasti adalah, pokoknya kerja saja,” kata Sigit menjawab pertanyaan Vanusnews.com, di Lapangan Presisi Lapangan Direktorat Lalulintas Polda Metro Jaya, Senin (14/6).

Menurut Sigit, jaringan narkoba tersebut melibatkan narapidana WNA Lapas Cirebon, Jabar.

“Transaksi narkoba jaringan Timur Tengah yang kali ini mereka bekerja sama dengan warga negara asing yang menjadi narapidana Lapas di Cilegon,” jelas Sigit.

Sigit menuturkan, penyidik yang melakukan penyelidikan mengungkap 4 lokasi di Gunung Sindur, Pasar Modern 115 dan Apartemen Green Pramuka. Polisi meringkus 7 orang pelaku teridiri dari 5 WNI dan 2 WNA.

“Diamankan 5 WNI serta 2 WN Nigeria inisial CSN dan UCN dari hasil pendalaman barang bukti ini berasal dari Timur Tengah dan Afrika,” ujar Sigit.

Sigit mengungkapkan,proses penangkapan di Gunung Sindur, Bogor, polisi mengamankan tersangka berinisial NR alias D alias D dan HA alias A alias O dengan menyita barang bukti sebanyak 393 Kg sabu.

Selanjutnya, polisi mengarah ke lokasi kedua yang terdapat Ruko Pasar Modern Bekasi Town Square, Margahayu, Bekasi Timur, dengan menyita barang bukti sebanyak 511 Kg sabu.

Disini, polisi mengamankan tersangka berinisial NW alias DD dan dua tersangka WN Nigeria berinisial CSN alias ES dan UCN alias EM.

Akhirnya, polisi melakukan pengembangan kembali dengan menyita barang bukti sebanyak 50 Kg sabu dari tangan tersangka berinisial AK di Apartemen Basura, Jakarta Timur lalu kembali menyita sabu 175 Kg sabu di Apartemen Green Pramuka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat milik tersangka berinisial H alias NE yang masih buron.

Sabu itu ditaksir bernilai sekitar Rp1,694 triliun atau sabu bisa dikonsumsi oleh 5,6 juta orang.

“Dalam kesempatan ini saya terus menyerukan kepada seluruh anggota untuk terus berperang dan tuntaskan penanganan narkoba dari hulu sampai hilir. Perang terhadap narkoba harus terus dilakukan baik dari hulu sampai hilir,” pinta Sigit.

Mantan Kapolsek Duren Sawit, Polres Jaktm ini mengatakan, untuk menangani peredaran gelap narkoba Polri tidak bisa menangani sendiri.

“Oleh karena itu kita perlu meningkatkan kerja sama dengan seluruh stakeholder rekan BNN, Bea dan Cukai, Ditjen PAS,” pungkasnya.

Tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 115 ayat (2) lebih subsider Pasal 112 ayat (2) Juncto Pasal 132 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal enam tahun atau maksimal hukuman mati. MP-RON

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *