Biadab! Ngaku Dapat Bisikan Gaib, Kakek Cabuli Cucunya

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, MajalahPerwira – Sungguh biadab mengaku mendapatkan bisikan gaib seorang kakek berinisial TS (54) mencabuli cucunya berinisial KO (7) hingga korban tewas karena kelaminnya mengalami infeksi.

Menurut Kapolres Jakut Kombes Guruh Arif Darmawan, aksi bengis pelaku dilakukan sejak dua bulan Februari hingga Maret 2021 silam. Untuk memuluskan aksinya, pelaku mengancam akan membunuh korban dan ibu kandungnya bila mengadukan perbuatannya.

“Pelaku mengancam korban, agar tidak menceritakan kejadian tersebut kepada orang lain. Pelaku mengancam korban dengan mengatakan ‘kalau kamu ngasih tau ke Nenek kamu, maka saya akan membunuh nenek dan ibu kamu’,” kata Guruh kepada wartawan di Mapoles Jakut Jalan Yos Sudarso, Tanjung Priok, Jakut, Senin (5/4).

Guruh menutukan, aksi biadab pelaku dilakukan dikediamanya dikawasan Pademangan, Jakut. Korban merasa kejang- kejang oleh nenek dan ibu korban, lalu korban dilarikan ke Puskemas Pademangan.

Namun, karena lukanya dibagian kelaminnya korban dirujuk ke RS Persahabatan, Rawamangun, Jaktim dan nyawa korban tidak tertolong melihat kondisi korban yang janggal lalu pihak RS melaporkan kejadian itu ke polisi.

“Setelah dilakukan perawatan medis di RS Persahabatan, maka pada hari Selasa (30/3/2021) korban meninggal dunia pukul 04.30 WIB,” ungkap Guruh.

Dari hasil otopsi RS Polri, Kramatdjati, Jaktim, korban tewas karena luka kelaminnya merambah ke ginjal hingga kencingnya mengeluarkan nanah.

Mantan Anjak Korps Brimob, Polri ini mengatakan, polisi yang menerima laporan lalu melakukan penyelidikan, dan meringkus pelaku ditempat kerjanya di Pelabuhan Sunda Kalapa.

“Pelaku diamankan di tempat kerjanya di Pelabuhan Sunda Kelapa pada hari Selasa tanggal 30 Maret 2021, pukul 22.30 WIB,” pungkas Guruh.

Sementara itu, tersangka mengaku melakukan aksinya karena ada bisikan gaib.

“Sudah 8 kali melakukan. Saya pakai tangan. Karena ada hawa setan, Pak,” katanya.

Pelaku dijerat dengan Pasal 82 Undang-undang RI Nomor 17 tahun 2016 Tentang Perubahan Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2004 Tentang PKDRT dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun. MP-RON

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *