Diteror KKB, 1.000 warga asli Papua Mengungsi di Gereja Katolik St. Misael Sugapa

  • Whatsapp
banner 468x60

Intan Jaya, MajalahPerwira – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terus menebar ketakutan dan teror kepada masyarakat Intan Jaya, Papua. Masyarakat pun mengungsi ke tempat aman.

Nyaris 1.000 warga asli Papua mengamankan diri di Gereja Katolik St. Misael Sugapa, Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Intan Jaya. Setelah kelompok kriminal bersenjata meneror warga atas nama Rml (33) di kiosnya yang berada di Kampung Yokatapa, Sugapa.

Mereka mengungsi akibat ketakutan dan teror yang disebarkan KKB Kodap VIII Kemabu Intan Jaya. Informasi beredar di kalangan masyarakat, seluruh anggota KKB Kodap VIII dan III (Ndugama) sudah berkumpul di sekitar Sugapa dan mengepung Sugapa.

Mereka berencana membuat onar ke òrang yang menghalangi keinginan mereka sehingga menghambat pembangunan di berbagai sektor di Intan Jaya. Masyarakat yang mengamankan diri sebagian besar berasal dari Kampung Puyagiya, Kampung Kumbalagupa dan Kampung Bilogai.

“Kejadian seperti ini kita tidak inginkan, menyebabkan masyarakat kampung mengamankan diri di Gereja berkaitan dengan kondisi keamanan wilayah Kabupaten Intan Jaya yang tidak kondusif,” kata Danyonif Raider 400/BR, Mayor Inf Andreas Yudi Wibowo dalam keterangannya, Selasa (9/2).

Aparat TNI/Polri membantu mengamankan masyarakat dari ketakutan dan teror yang disebabkan KKB Kodap VIII dan III. TNI/Polri juga memberikan bantuan kepada masyarakat tersebut.

“Mewakili aparat TNI dan Polri yang ada di Kabupaten Intan Jaya, kami sampaikan turut prihatin atas kejadian yang menimpa para saudara sekalian,” ucap Andreas.

Andreas menjelaskan, kehadiran TNI/Polri bukan untuk menakuti dan menyakiti masyarakat, tetapi membantu masyarakat mengingat TNI/Polri kuat bersama rakyat.

“Kami aparat keamanan akan berusaha menciptakan situasi keamanan secara maksimal sehingga aktivitas masyarakat seperti biasanya kembali berjalan normal,” imbuhnya.

Dewan Paroki Gereja Katolik Santo Misael Bilogai, Jhon Abogau menyampaikan terima kasih kepada seluruh aparat TNI/Polri. Karena telah memberikan sembako terhadap warga yang mengungsi di gereja tersebut.

“Kami berharap kepada TNI/Polri serta Pemda Kabupaten Intan Jaya supaya bekerja sama dan bersinergi sehingga situasi di wilayah Intan Jaya cepat kondusif dan masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasanya,” harapnya.

Di bawah koordinasi Kolonel Inf Edy Widyanto (Dansektor Honai Koopsgab Pinang Sirih), TNI/Polri turun membantu masyarakat disebabkan tidak adanya pejabat maupun PNS Pemda Kabupaten Intan Jaya yang berada di tempat. MP-OGA

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *