Kerumunan Warga di Maumere, Gus Nabil: Semua Pihak Harus Patuh dan Jalankan Protokol Kesehatan

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, MajalahPerwira – Pelanggaran protokol kesehatan berupa kerumunan warga saat kunjungan Presiden Jokowi ke Maumere, NTT menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Hal ini lantaran kerumunan warga tersebut sangat beresiko terjadinya penularan virus corona (COVID-19) dan bukan tidak mustahil akan menjadi klaster baru Covid-19.

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi IX DPR RI Muchamad Nabil Haroen menghimbau, Tim Kepresidenan harus mengantisipasi agar kejadian pelanggaran protokol kesehatan seperti ini tidak terjadi kembali.

Read More

banner 300250

“Untuk ke depan, saya kira perlu diantisipasi tim Presiden. Misalnya dengan kendaraan patroli bahwa warga sebaiknya menjaga jarak, mematuhi protokol kesehatan,” kata politisi yang akrab disapa Gus Nabil tersebut kepada para jurnalis, Rabu (24/2/2021).

Gus Nabil menyatakan Presiden Jokowi sebenarnya sudah menyampaikan kepada warga Maumere untuk mengenakan masker dan menaati protokol kesehatan.

“Bahwa, terjadi kerumunan secara spontan, itu tidak bisa terhindarkan. Itu berlangsung sangat cepat. Petugas langsung menertibkan kerumunan,” ujar politisi PDI Perjuangan (PDIP) ini.

Gus Nabil menyayangkan, tidak ada usaha atau sosialisasi yang menghimbau warga untuk tidak membentuk kerumunan.

“Tidak ada juga informasi yang mengajak warga membentuk kerumunan. Jadi, memang bukan dengan sengaja melanggar protokol kesehatan, melainkan hanya spontanitas warga,” tutur Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama (NU).

Gus Nabil pun mengingatkan semua pihak untuk patuh dan benar-benar menjalankan protokol kesehatan.

“Mari kita bersama-sama patuhi protokol kesehatan, saling menjaga, dan saling menguatkan untuk menghadapi pandemi ini,” pungkas Gus Nabil. MP-RON

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *