KIKT Akan Kerja Sama Dengan Pengusaha Tiongkok Menarik Investor Ke Indonesia

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, MajalahPerwira – Pengukuhan kepengurusan Kadin Indonesia Komite Tiongkok (KIKT) menjadi momentum penting bagi pengusaha, khususnya pelaku UMKM yang tengah lesu tergerus pandemi Covid-19.

Ketua Umum KIKT Benny Kurniajaya mengatakan, pihaknya akan menggalang kerja sama Kadin di 34 provinsi untuk pendataan dan penggalangan produk unggulan UMKM dengan tujuan ekspor ke Tiongkok.

“Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah ada sekitar 59,2 juta pelaku usaha UMKM yang tersebar di seluruh Indonesia,” katanya usai peresmian pengurus KIKT Periode 2021-2025 di Jetski Cafe, Jakarta Utara, Sabtu (20/3).

Benny Kurniajaya menjelaskan, sekitar 3,79 juta pelaku UMKM sudah memanfaatkan platform online dalam memasarkan produknya. Untuk jumlah UMKM ultra mikro go online baru menyentuh 14,6 persen atau setara 9,4 juta.

“Jadi masih terbuka kesempatan untuk kita membantu para pelaku usaha UMKM untuk bisa berkembang,” kata Benny Kurniajaya.

KIKT juga akan melakukan kerja sama dengan pengusaha dari Tiongkok untuk menarik investor ke Indonesia sehingga memberi keuntungan bagi UMKM.

“Caranya kita akan melakukan MoU dengan pengusaha Tiongkok dalam pelbagai sektor sehingga mampu menurunkan angka defisit perdagangan,” jelas Benny Kurniajaya.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Strategis Eko Sriyanto Galgendu berharap, kerja sama bilateral tersebut dapat menjadi kekuatan bagi perekonomian nasional.

“Terutama pastinya kekuatan ekonomi negara. Jadi, bagaimana Kadin Indonesia ini bisa beralih sebagai benteng kekuatan ekonomi Indonesia,” jelasnya.

Menurut Eko, langkah kerja sama antara pengusaha Tiongkok dengan menggandeng UMKM telah sesuai rencana pemerintah terkait pertumbuhan ekonomi nasional.

“Harus dan pasti rencana pemerintah terkait percepatan ekonomi nasional itu ujung tombak paling depan. Panglima ekonominya itu Kadin Indonesia dengan diajak, diarahkan dan dinaungi,” tuturnya.

Tentu upaya tersebut harus dilakukan secara bersama-sama karena mengelola ekonomi negara.

“Jadi, apa yang dikatakan Presiden Jokowi tentang konsep membumi adalah bekerja sama. Kita harus sepakat saling bergandengan tangan antara pemerintah dan para pengusaha, baru bisa keluar dari permasalahan ekonomi,” tandas Eko. MP-OGA

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *