Konflik Dualisme Partai Demokrat, Menkumham: Kami Akan Tangani Secara Profesional

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, MajalahPerwira – Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Demokrat (PD) sekaligus anggota Komisi III DPR RI Benny K Harman berharap, Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly dapat menyelesaikan konflik dualisme PD dengan baik.

Hal tersebut disampaikan Benny pada rapat kerja (raker) Komisi III DPR RI dengan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (17/3/2021).

Read More

banner 300250

“Saya mendoakan supaya Bapak Menkumham tetap tegak lurus dengan hukum, menyelesaikan semua masalah dengan hukum. Masalah apa saja, kalau ada masalah yang berkaitan dengan PD tentu itu juga ada doa kami di dalamnya,” kata Benny.

Benny pun mendoakan Yasonna diberikan kesehatan dan dijauhkan dari paparan Covid-19 sesuai dengan aspirasi seluruh pimpinan dan kader PD.

“Saya juga sampaikan aspirasi teman-teman kader PD, aspirasinya teman-teman semua secara lintas iman berdoa supaya Bapak Menteri dan Pak Wamen diberikan kesehatan dan dijauhkan dari Covid-19,” tutur mantan Ketua Komisi III DPR RI ini.

Benny pun meminta Yasonna tetap memiliki pikiran yang cerdas agar menyelesaikan semua masalah, termasuk masalah bangsa.

Lebih jauh, Benny memohon agar Menkumham dapat menegakkan aturan dengan semestinya.

“Kami mohon Pak, kami berdoa Pak Menteri bisa tegakkan aturan dengan semestinya itu saja doa kami, Pak,” tutup Benny K Harman.

Mendengar hal tersebut, pimpinan rapat yang juga Wakil Ketua Komisi III DPR RI Pangeran Khairul Saleh menyatakan, Insya Allah Menkumham tegak lurus dengan hukum.

“Baik Pak Benny, Insya Allah, Bapak Menteri tegak lurus dengan hukum,” harap politisi PAN tersebut.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Adies Kadir pun menimpali, semoga Benny K Harman diberi ketabahan dalam menghadapi segala macam cobaan, seperti yang pernah dialami oleh partainya, Partai Golkar.

“Saya bantu Pak Menteri doakan Pak Benny juga semoga selalu sehat dan selalu tabah menghadapi cobaan. Dulu doanya nanti kami bocorkan, dulu kami doanya seperti itu Pak Benny,” ungkap Politisi Partai Golkar ini.

Ditangani Secara Profesional

Menanggapi permohonan Benny K Harman terkait penyelesaian konflik dualisme Partai Demokrat, Yasonna menegaskan, segala sesuatunya akan diselesaikan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Yang hanya kita inginkan, janganlah ditunjuk-tunjuk kita ini secara langsung. Saya belum pernah ketemu dibilang Memkumham sudah begini, berat memang,” tukas politisi PDIP ini.

Yasonna memastikan, segala sesuatunya akan ditangani oleh Kemenkumham secara profesional.

“Jadi ada urusan pribadi ada urusan negara, orang punya urusan politik dan lain-lain, tetapi kita aturannya jelas. Diserahkan saja nanti kita akan mengambil keputusan secara profesional,” tegas Yasonna.

Yasonna Laoly mengungkapkan, Partai Demokrat kubu Moeldoko sudah menyerahkan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) pada petang dua hari yang lalu dan diterima Dirjen Administrasi Hukum Umum (AHU).

“Tentunya tidak sama seperti yang pertama, yakni ketika Pak AHY dan Pak Benny datang diterima Dirjen AHU dan saya ikut dampingi. Tentunya kalau saya yang menerima KLB nanti pasti saja insinuasi lagi, tetapi tetap diterima oleh Pak Dirjen,” beber Yasonna.

Lebih lanjut, Yasonna pun meminta kepada kedua kubu Partai Demokrat untuk menyerahkan sepenuhnya penyelesaian konflik dualisme tersebut kepada pihak Kemenkumham.

“Kita akan pelajari betul-betul secara baik dan seksama dan kalau betul-betul itu tidak sesuai hukum kita mengambil keputusan, tetapi kalau sesuai pula bagaimana, tapi yakin dan percaya saja, Pak Benny,” imbuh mantan anggota Komisi II DPR RI ini.

Tidak lupa, Yasonna mengucapkan terima kasih kepada Benny K Harman untuk doa kepada dirinya dan Wakil Menkumham.

“Terima kasih Pak Benny, terima kasih doanya semoga sehat, saya tidak tahu sebelah sana doa juga tidak. Mana yang lebih didengar ini kan sama-sama doa pastilah,” pungkas Yasonna H Laoly. MP-RON

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *