LSM LIRA Gagas Program Bela Negara Dengan Jemput Bola

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, MajalahPerwira.com.Tantangan berbangsa dan bernegara sudah semakin kompleks, maka dibutuhkan sistem pertahanan negara yang melibatkan seluruh komponen bangsa, yang dalam pelaksanaannya membutuhkan prakondisi dari seluruh komponen bangsa untuk siap berpartisipasi dalam mengawal dan menjaga keutuhan Bangsa.

Presiden LIRA, HM Jusuf Rizal mengatakan, bahwa LSM LIRA  terus bergerak membantu pemerintah. Mendorong tranparansi pengelolaan negara. LIRA adalah LSM pro pemerintah, namun tetap kritis dan independen.

Program Pelatihan Kader Penggerak Kepemimpinan Bela Negara (PKPK-KBN) merupakan program jemput bola yang digagas oleh Civil Society Organization/Non Govermental Organization (NGO)/Lembaga Swadaya Masyarakat (LIRA) LIRA (Lumbung Informasi Rakyat).

“Program PKP-KBN ini akan mentransformasikan 5 (lima) nilai kepada masyarakat, khususnya kalangan generasi muda,” ujar JR biasa disapa pada acara Pelatihan Penggerak Kepemimpinan Bela Negara di Hotel Desa Wisata TMII Jakarta, Rabu (30/11/2016).

JR menerangkan, program PKP-KBN ini meliputi :  (1) Mentransformasikan Nilai-Nilai Kebangsaan dan Wawasan Nusantara (Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonensia (NKRI).

(2). Leadership Development (Pendidikan Kepemimpinan, Politik, dan Demokrasi), (3). Pelatihan Patriatneruship (Membangun pengusaha yang berjiwa nasionalis dan patrioktik), (4). Kesamaptaan (Revolusi Mental, Nawacita, Anti Korupsi, Anti Narkoba, Fisik dan Spiritual), (5). Kekaryaan (Membangun Pola Pikir yang Visioner, Kekaryaan, Kreatif dan Inovatif).

“Program Jemput Bola ini akan disosialisasikan melalui Sekolah, Peguruan Ginggi, Organisasi Kepemudaan, Profesi, LSM, Karyawan maupun masyarakat umum lainnya. Mengajak masyarakat agar mengiri pembangunan secara positif untuk penguatan dan ketahanan bangsa,” jelas JR.

Acara yang berlangsung pada  30 November-2 Desember 2016, katanya, diikuti lebih dari 1000 Kader dari Seluruh Indonesia, DPW, DPD, LSO LSM LIRA, Serikat Pekerja, Pemuda, Ormas, LSM, Mahasiswa dan Pelajar.

Tujuannya untuk membangun soliditas bangsa, maka setiap warga negara dalam dirinya harus tumbuh kesadaran kolektif (rasa nasionalisme, kewajiban bela negara dll). Maka hal itu akan menumbuhkan solidaritas untuk mempertahankan negaranya dari ancaman musuh.

Sedangkan kegiatan Pelatihan Penggerak Kepemimpinan Bela Negara terdiri : Apel Barisan Bela Negara (BBN), Pelantikan DPP Pemuda Lira, 3.Pengukuhan DPD LSM LIRA se DKI Jakarta, Pembukaan Peluncuran Pelatihan Kader Penggerak Kepemimpinan Bela Negara.

Kemudian, Revolusi Mental dan Ketahanan Bangsa, 6.Training Motivasi Kepemimpinan Bela Negara, Training Keadership dan Ketahanan Bangsa,  Membangun Jiwa Kewirausahaan dan Ekonomi Kreatif,  BPJS dan Ketahanan Bangsa & Launching Kotak Pengaduan BPJS, dan Games Bela Negara,  serta Hiburan.

“Kegiatan ini sekaligus konsolidasi organisasi LSM LIRA yang diikuti dari utusan LSM LIRA se Indonesia, Pemuda Lira, Perempuan Lira, Jaring Mahasiswa Lira, Koperasi Lira, serta jaringan dan mitra,” pungkasnya.

Acara pembukaan dihadiri Staf Ahli Kapolri Irjen Pol Burhanudin Andi, Deputi IV Menkopolkam Laksda TNI Sipahutar, Dikdik Suprayitno (Kemendagri), Dir. Pengembangan Pemuda Kemenpora, Jonni Marizal, Pendiri LIRA Mayjen TNI (Purn) H. Arief Siregar, Prof. Ahmad  Mubarok, dan Andi Nurpati.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *