MUI : Jaga Kemajemukan Dengan Ikhlas

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, MajalahPerwira.com. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, KH Ma’ruf Amin mengimbau umat Islam agar lebih bersatu lagi di tahun 2017. Kedepanya, umat Islam harus semakin bangkit untuk menyiapkan sumber daya manusia.

“Karena umat Islam tidak mungkin tidak berkompetisi. Saat umat Islam kalah, artinya, umat Islam tidka menyiapkan diri dengan baik. Maka Umat Islam tidak boleh menyalahkan siapa pun,” ujar Kiai Ma’ruf pada
acara Dzikir Nasional 2016 di Masjid At-Tin, Jakarta, Sabtu malam (31/12/2016).

Oleh karena itu, sambungnya, umat Islam harus menyiapkan diri, menyiapkan ekonomi, pendidikan dan menyiapkan diri menghadapi gempuran sosial budaya yang destruktif. Lebih lanjut Kiai Ma’ruf menerangkan, setiap umat beragama berhak mengembangkan agamanya masing-masing. Umat beragama sebaiknya berlomba-lomba secara adil. Jadi, ikhlaslah menerima segala yang ada
di Indonesia.

“Segala sesuatu yang baik dan sesuatu yang berpotensi tidak baik harus dijaga bersama-sama. Agar sesuatu yang baik tetap baik dan sesuatu yang berpotensi tidak baik menjadi baik,” katanya.

Dengan berbagai situasi yang terjadi, Kiai Ma’ruf mengimbau masyarakat Indonesia harus ikhlas dengan kebhinnekaan. Karena Indonesia merupakan negara yang majemuk. Menurutnya, masyarakat Indonesia yang majemuk harus ikhlas dimaknai ketika masing-masing agama yang ada di Indonesia mengembangkan agamanya.

Ketika umat Islam ingin menguatkan akidah dan identitas umatnya, maka umat lain juga harus ikhlas. Penguatan akidah yang dilakukan oleh para ulama jangan sampai dikatakan sebagai gerakan islamisasi.
“Hal tersebut bisa dikatakan sebagai sikap tidak menghormati kebhinnekaan. Jika seperti itu (dianggap islamisasi) namanya tidak ikhlas (dengan khibinekaan dan kemajemukan),” pungkasnya. MP-NRQ

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *