Penutupan UKW ke-50 PWI Jaya, Kabiro Humas Setjen MPR RI: Selamat dan Sukses Kepada Seluruh Peserta

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, MajalahPerwira – Setelah melalui proses tes selama 2 hari, akhirnya Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Jaya ke-50 ditutup pada 24 Februari 2021. Acara UKW ini sendiri berlangsung mulai dari tanggal 23 Februari 2021 hingga 24 Februari 2021 di Ruang GBHN, Kompleks Parlemen, Senayan.

Acara yang diikuti oleh 30 wartawan dari berbagai media massa itu terselenggara berkat kerja sama antara Biro Humas dan Sistem Informasi Setjen MPR RI, PWI Jaya, dan Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP). Selama mengikuti UKW, peserta diuji mengenai pembuatan berita, meliput berita, penyusunan berita, jaring-jaring narasumber, serta modul-modul lainnya.

Saat menutup UKW, Kabiro Humas Setjen MPR RI Siti Fauziah mengucapkan selamat kepada para peserta sebab mereka dinyatakan lulus semua. “Selamat kepada semuanya sebab panitia penguji menyatakan peserta UKW ke-50 ini dinyatakan lulus. Hal demikian sesuai harapan saya,” ujarnya.

Dikatakan Siti, peserta perlu bangga dengan kelulusan itu karena masih banyak wartawan yang menjalankan profesinya namun belum menempuh UKW. Masih banyak wartawan yang ingin mengikuti kegiatan ini. “Lulus dari UKW disebut membuat kemampuan wartawan yang selama ini meliput kegiatan di parlemen benar-benar kompeten dan teruji,” tegas Siti.

Selanjutnya, Siti yakin dalam penulisan berita yang ada, para wartawan lebih mampu menyajikan berita yang akurat, imbang, objektif, dan mencerdaskan masyarakat, “Dulu saya sudah percaya kemampuan para wartawan yang meliput kegiatan di parlemen. Setelah lulus UKW, saya bertambah yakin,” papar wanita asal Bandung, Jawa Barat, itu.

Siti Fauziah mengatakan, setelah lulus UKW, para wartawan mendapat sertifikat dan namanya terdaftar dalam database PWI.

Sertifikat yang ada diibaratkan Siti seperti ijazah bagi mereka yang sudah lulus dari dunia pendidikan. “Ijazah tersebut menjadi bukti, seorang wartawan telah memiliki kemampuan yang disyaratkan. Setelah mengikuti UKW, perlindungan profesi wartawan pun disebut lebih terjamin,” ungkap Siti.

Selama ini, menurut Siti, Biro Humas MPR RI selalu mendorong dan bekerja sama dengan media. Dukungan atas terselenggaranya UKW bukti Biro Humas peduli pada peningkatan kapasitas dan kompetensi para wartawan. “Dengan kapasitas dan kompetensi yang dimiliki membuat berita yang ada menjadi lebih berbobot,” tuturnya.

Siti menuturkan, dukungan kepada wartawan oleh Biro Humas tak hanya pada terselenggaranya UKW namun wartawan kerap dilibatkan dalam Sosialisasi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika atau yang lebih popular disebut Empat Pilar MPR. “Kita kerap mengajak wartawan untuk meliput kegiatan sosialisasi 4 Pilar,” ucapnya.

Siti menyatakan, dengan melibatkan wartawan secara aktif dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR, media massa dapat ikut menjadi jendela bagi masyarakat untuk memahami MPR RI dalam menjalankan tugas dan fungsinya. “Serta mengukuhkan peran MPR sebagai rumah kebangsaan pengawal ideologi pancasila dan kedaulatan rakyat,” sambungnya.

Siti berharap ke depan, Biro Humas, PWI, dan Koordinatoriat Wartawan Parlemen bisa menyelenggarakan kembali UKW. “Mudah-mudahan UKW selanjutnya bisa diadakan secepatnya,” harapnya.

Di akhir sambutan Siti mengucapkan terima kasih atas ketekunan dan kesabaran kepada peserta yang mengikuti UKW. Dirinya mengucapkan selamat kembali bekerja meliput berbagai kegiatan di Kompleks Parlemen. “Tak lupa saya mendoakan semoga kesuksesan selalu menyertai kepada semua, amin,” tutup Siti Fauziah.

Hadir dalam penutupan UKW, Kabiro Humas Setjen MPR Siti Fauziah, Kepala Bagian Pemberitaan, Hubungan Antar Lembaga Setjen MPR Budi Muliawan; Ketua PWI Jaya Sayid Iskandarsyah, dan Ketua KWP Marlen E. Sitompul. MP-RON

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *