Peringkat Indonesia Menurut Global Terrorism Index Naik Kepala BNPT: Peran Besar Pandemi Covid-19

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, MajalahPerwira – Pada tahun 2020 Global Terrorism Index mengeluarkan hasil survei yang menjelaskan, Indonesia berada pada peringkat ke-37 atau naik peringkat dari tahun sebelumnya. Posisi ini menjelaskan Indonesia berada pada ketegori medium negara yang terdampak terorisme.

Demikian disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar pada saat Rapat Kerja (Raker) BNPT dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (22/3/2021).

Read More

banner 300250

“Hal itu menunjukkan, selama masa pandemi Covid-19 tren potensi radikalisme cenderung menurun dan mengalami penurunan, namun secara global kita harus tetap waspada karena banyak penyebaran paham radikal terorisme yang dilakukan melalui media online,” kata Boy.

Boy mengungkapkan, pada tingkat regional di Asia Tenggara sendiri, Indonesia masih lebih aman dari dibandingkan dengan Filipina, Thailand, dan Myanmar.

“Hal ini sejalan dengan hasil survei yang dilaksanakan oleh BNPT bersama Alfara Research dan Nazarudin Umar Foundation yang menyatakan tren potensi radikalisme di Indonesia menurun dari tahun 2017 sebesar 55,2 persen atau masuk dalam kategori sedang, tahun 2019 sebesar 38,4 persen kategori rendah dan menjadi 14 persen, pada tahun 2020 yaitu kategori sangat rendah,” papar alumnus Akpol 1988 ini.

Boy Rafli Amar juga menerangkan, turunnya angka terorisme di Indonesia dan dunia juga dunia diperkuat dengan resolusi nomor 2532 dalam rangka menjaga perdamaian dan keamanan internasional di masa pandemi.

“Hal ini juga diserukan PBB dengan menguatkan resolusi nomor 2532 pada tanggal 1 juli 2020 dalam rangka menjaga perdamaian dan kemaanan internasional di masa pandemi. Seruannya adalah agar dilakukan segera gencatan senjata di daerah konflik di berbagai belahan dunia,” ujar mantan Kadiv Humas Mabes Polri ini.

Lebih lanjut, Boy menambahkan, hal tersebut tidak berlaku terhadap operasi militer terhadap teroris internasional, seperti ISIS dan Al-Qaeda.

“Namun, itu tidak berlaku bagi operasi militer terhadap teroris internasional antara lain ISIS dan Al-Qaeda,” tutup Boy Rafli Amar.

Seperti diketahui, menurut data Global Terrorism Index tahun 2019, Indonesia berada di urutan ke-35 dari 138 negara yang terdampak terorisme. MP-RON

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *