PKS : Logika Sesat Tuduh Fatwa Ulama Penyebab Keresahan

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, MajalahPerwira.com. Poltikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboebakar Alhabsy menyatakan, selama ini sudah ada 5 presiden yang berganti, tidak ada yang mengeluhkan fatwa MUI.

Jika yang dimaksud fatwa meresahkan adalah fatwa dari MUI, Aboe juga mengajak untuk melihat fatwa MUI yang sudah berjalan selama 40 tahun

“Malah, fatwa MUI banyak dijadikan rujukan pembangunan nasional, misalkan saja dibidang perbankan, zakat hingga wakaf,” ujar Aboe dalam keterangannya, ditulis Kamis (19/1/2017).

Menurutnya, jika ada kesimpulan yang menyatakan fatwa bahwa fatwa ulama menjadi penyebab keresahan dan anti kebhinnekaan adalah logika sesat.

Tengok sejarah tidak ada hari pahlawan jika tidak ada fatwa jihad atau resolusi jihad yang disampaikan KH Hasyim Asy’ari mengobarkan perlawan Arek Suroboyo terhadap penjajah.

Jika yang dikeluhkan adalah pergerakan massa setelah ada fatwa penistaan, tengok sejarah pergerakan oleh rakyat seperti ini bukan pertama kalinya. ”

Hal itu telah dilakukan HOS Tjokroaminoto yang mengajak rakyat Indonesia untuk menghadiri rapat besar di Kebun Raya Surabaya, 6 Februari 1918.

“Lantaran penistaan yang dilakukan Djojodikoro terhadap Nabi Muhammad dalam harian Djawi Hisworo,” ungkap Aboe.

Perlu dipahami, lanjutnya, fatwa ulama adalah penterjemahan aturan hukum agama dalam konteks lokalitas dan kekinian. Hal itu dibutuhkan agar ummat dapat memahami aturan hukum agama dengan baik dan benar sesuai dengan perkembangannya.

“Tentunya, sudah menjadi kewajiban bagi ulama untuk menjaga umatya agar selalu dalam rel ajaran agama yang benar,” pungkasnya. MP-AZA

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *