Polda Riau Amankan 42,19 Kg Shabu, 50.236 Butir Pil Ekstasi, dan 1,12 Kg Ganja dalam Operasi Antik 22 Hari

  • Whatsapp
banner 468x60

PEKANBARU, MP – Kapolda Riau berhasil mengamankan 42,19 kg narkoba jenis Shabu, 50.236 butir pil Ekstasi, 1,12 kg Ganja, serta uang tunai Rp325 juta lebih dalam Operasi Antik Lancang Kuning yang dilaksanakan Polda Riau selama 22 hari, sejak 18 Februari hingga 11 Maret 2021.

Selain itu, Polda Riau juga mengamankan 9 unit mobil, 83 unit motor, dan 320 unit handpon. Termasuk menangkap 463 orang terkait narkoba.

“Shabu seberat 42 kilogram lebih itu setara dengan penyelamatan 85 juta orang dari bahaya Narkotika,” ujar Kapolda Riau Irjen Pol. Agung Setya Imam Efendi saat pemaparan kinerja Operasi Antik Lancang Kuning 2021 di Makopolda Riau, jalan Pattimura No. 13 Kota Pekanbaru, Minggu (14/03/2021).

Pada kesempatan itu, Irjen Agung Setya didampingi Dir Resnarkoba Kombes Victor, Dansat Brimob Kombes Deddy dan Kabid Humas Kombes Narto.

Irjen Agung menegaskan, posisi Riau sebagai daerah transit Narkoba harus dihentikan dan tak boleh terjadi lagi.

Adapun selama Operasi Antik 2021 ini Polda Riau telah menangkap 463 orang dengan jumlah rincian tersangka laki – laki sebanyak 424 orang dan Perempuan 39 orang.

Menurut Agung mereka ini rerata adalah kurir, bandar dan juga ada pengendali.

“Kita bisa liat dari Hasil Operasi ini bahwa ada 44 target Operasi dan ke 44 Target Itu tercapai semuanya. Kita juga mampu mencapai 444 non target dalam Operasi,” ujarnya.

Agung saat ini ingin agar Polda Riau fokus pada pengguna narkoba. Sebagian besar para pengguna kni adalah korban. Karena itu ia ingin agar Pemerintah Daerah ikut memberi andil agar para pengguna ini dapat direhabilitasi dengan baik.

“Pemda harus lebih banyak dan harus lebih mampu untuk memberikan berbagai fasilitas agar pengguna dapat direhabilitasi, bisa sembuh dan tidak menjadi bagian dari pengedar,” jelas Agung.

Bagi masyarakat diharapkan agar jangan kompromi terhadap narkoba. Dimana pun narkoba ditemukan, maka narkoba harus dimusuhi. Jangan sampai permisif terhadap narkoba. Baik di rumah, di lingkungan dan di mana pun.

“Jangan sampai ada pengguna narkoba. Sebab jelas narkoba pasti merugikan kita semua” ujar Agung menutup keterangannya.(HMS)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *