Suta Widhya: PDIP Tidak Serius Kritik Mendag Soal Impor Beras

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, MajalahPerwira – Ada yang ambivalen ditunjukan oleh para pembesar saat ini. Menganjurkan membenci produk asing, tapi seiring waktu Masyatakat dihebohkan dengan rencana impor 1 Juta ton beras.

“Apa yang dikritik oleh Sekretaris Jenderal PDI-Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto terhadap langkah Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi atas dibukanya keran impor beras seakan dagelan pada acara Srimulat,” kata Pengamat Hukum Politik Suta Widhya SH, pada Selasa (23/3) siang di Jakarta.

“Partai tersebut selama ini seakan bebas koreksi dari masyarakat. Konstituennya tidak kunjung dicerdaskan oleh para elit parta Banteng bermoncong putih . Mereka pandai bersandiwara berlagak nangis sebagai pihak yang dirugikan saat Harun Masiku hilang ditelan bumi begitu ketahuan permainan pengganti paruh waktu anggota Dewan yang berhalangan tetap, ” Ungkap Suta lebih lanjut.

Pola-pola “lempar batu sembunyi tangan” ini biasa dilakukan oleh elit Partai dan petugas Partai yang ada saat ini. Mana mungkin Mendag yang nota bene sebagai pembantu Presiden mengambil keputusan tanpa restu presiden?

“Selama ini rakyat selalu dibuat tidak nyaman dengan pola kepemimpinan yang tidak serius. Jika PDIP serius untuk mengkritik kebijakan impor ada baiknya Dewan mengajukan Hak Interplasi kepada Presiden. Bukankah ia disebut sebagai seorang Petugas Partai di PDIP sendiri?” Tanya Suta menutup penjelasannya. MP-BBG

 

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *