Wacana Amandemen UUD 1945, Sufmi Dasco: Sebaiknya Fokus Pada penanganan Pandemi

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, MajalahPerwira – Isu amandemen Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 kembali bergulir di tengah pandemi Covid-19. Berbagai kalangan menilai, amandemen UUD 1945 diperlukan untuk mengesahkan pembentukan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN).

Menyikapinya hal tersebut, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, sebaiknya hal ini tidak perlu dibesar-besarkan karena belum tentu amandemen terhadap UUD 1945 jadi dilaksanakan.

Read More

banner 300250

“Ya kalau kita lihat memang banyak pendapat di masyarakat tetapi kita sudah sampaikan beberapa waktu yang lalu, amandemen ini baru berupa wacana dan belum tentu jadi dilaksanakan karena untuk melaksanakan amandemen itu harus ada kesepakatan melalui mekanisme di MPR yang harus disetujui anggota DPR RI dan DPD RI,” kata Dasco kepada para wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jumat (3/9/2021).

Dasco menyatakan, kalaupun itu dilakukan tentunya apa saja yang akan diamandemen perlu disepakati dan hal itu tidak mudah.

“Saya pikir di tengah-tengah situasi pandemi Covid-19 ini masyarakat tidak perlu terpancing oleh hal-hal seperti ini,” ingat Ketua Harian DPP Partai Gerindra ini.

Dasco menghimbau, kepada siapapun yang hendak memanfaatkan isu ini untuk dijadikan komoditas politik lebih baik segera menghentikannya.

“Kepada pihak-pihak yang ingin memanfaatkan isu ini kami himbau marilah kita sama-sama menekan laju Covid dengan juga mengerem tindakan-tindakan yang tidak berdasar,” ujar Dasco.

Terkait gugurnya 4 orang prajurit TNI di Papua oleh kelompok bersenjata OPM, Dasco menyampaikan rasa dukacita mendalam.

“Pertama-tama kami selaku pimpinan DPR mengucapkan rasa prihatin yang mendalam atas gugurnya anggota TNI dan kami mengutuk keras kejadian yang dilakukan oleh kelompok bersenjata,” tutur Dasco.

Legislator asal Dapil Banten 3 ini pun mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas dan mengambil tindakan kepada pelaku pembunuhan tersebut.

“Kami minta agar aparat penegak hukum melakukan investigasi dan menindak tegas para kelompok kekerasan bersenjata dan tidak mentolerirnya, sehingga kejadian-kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” pungkas Sufmi Dasco Ahmad. MP-RON

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *